

Diterbitkan: 08-02-2019 | Oleh: BLC Admin
Salah satu jenis pekerjaan
yang berpotensi untuk dijalankan secara freelance adalah desainer grafis. Kamu bisa
mengerjakan di kamar rumahmu atau di kafe favoritmu dengan ditemani secangkir
kopi yang nikmat.
Hampir semua perusahaan membutuhkan
jasa desainer untuk keperluan advertising. Apalagi di era digital sekarang ini tidak
hanya perusahaan besar, bahkan perorangan dan komunitas juga sangat membutuhkan
desain grafis yang menarik untuk dipasang pada akun-akun media sosial mereka demi
eksistensi di ranah digital. Ibu-ibu di rumah pun tak mustahil bisa berperan
serta dalam kemajuan teknologi ini. Asalkan mempunyai keterampilan dan komputer
di rumah.
Agar bisnis freelance kamu
berhasil, wajib untuk memperhatikan poin-poin di bawah ini:
Tentukan
tarif
Jika kamu niat berbisnis maka
jangan sampai mengabaikan tarifnya. Sebenarnya tidak ada rumus atau aturan baku
mengenai tarif desain, jadi kamu sendirilah yang menentukan berdasarkan rasa
percaya dirimu seberapa layakkah harga yang pantas disematkan pada karyamu. Sebaiknya
kamu mulai dari harga yang tidak terlalu mahal untuk mengawali bisnis ini,
tetapi jika nanti kamu sudah mempunyai portofolio dan testimoni yang berarti
dari para klien baru kemudian mulailah untuk menaikkan harga sedikit demi
sedikit. Dan jangan lupa melakukan survey harga jasa desainer diluar sana agar tarif
yang kamu tawarkan bisa bersaing.
Disiplin
Kedisiplinan merupakan kunci
kesuksesan setiap usaha. Meskipun kamu bekerja freelance tanpa terikat aturan
perusahaan dan pimpinan, kamu harus tetap disiplin dalam menjalankan bisnis ini
agar kesuksesan menghampirimu. Kamu harus disiplin dalam waktu, jam berapa kamu
harus mengerjakan projek desain, kapan kamu harus upgrade ilmu lagi agar desain
kamu juga sesuai zaman. Terkadang karena tidak adanya aturan jam kerja layaknya
bekerja di perusahaan kamu sering mengabaikan waktu yang terlalu fleksibel itu.
Maka mendisiplinkan diri sendiri sangatlah penting agar projek desainmu selesai
dengan efektif dan efisien.
Promosikan
Karyamu
Ada banyak cara untuk
memasarkan jasamu, salah satunya adalah melalui media sosial atau melalui website website yang membantu
freelancer mendapatkan projek. Di Indonesia sendiri ada sribu.com, sribulancer, project.co.id, freelancer.co.id kalau di luar ada 99design.com, elance.com, upwork.com, freelancer.com, dan banyak lagi.
Menjalin Kerjasama yang Baik
Kamu juga
harus aktif menjalin kerjasama dengan pihak-pihak yang membutuhkan desain
grafis. Semakin banyak kenalan semakin banyak pesanan. Hubungan yang baik juga
akan menyebabkan mereka repeat order ke kamu. Sesekali jemput bola saat melihat
peluang, misalnya ketika akan ada event di sekitarmu maka segera tawarkan
jasamu untuk membuat pamphlet, brosur, banner, dan sebagainya serta berikan
diskon tarif untuk mendongkrak bisnismu.
Yang terakhir
yang harus kamu ingat bahwa posisikan dirimu sebagai konsultan desain, bukan
kuli gambar. Sehingga tidak semua permintaan klien bisa kamu ikuti. Tetapi kamu
juga harus bisa mengarahkan bagaimana sebaiknya desain tersebut terbentuk. Anggaplah
kamu adalah jembatan antara klien anda dengan target audiencenya. Karena bisa
jadi seorang klien kurang mengerti konsep pemasaran. Misalnya seorang klien
ingin membuat poster untuk acara anak-anak dan klien ingin warna yang solid dan
dua warna, tentu kurang menarik bagi anak-anak bukan? Maka kamu harus bisa
mengarahkan klien bagaimana warna desain yang menarik untuk anak-anak. Dari situ
kamu akan mempunyai nilai lebih sebagai konsultan desain bukan sekedar kuli
gambar.